DataSumut.com – Medan
Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Partai Demokrat, H. Muslim M.S.P, menggelar Reses IV Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025-2026 Tahun Anggaran 2025 pada dua sesi, Minggu (21/12/2025).
Untuk sesi pertama, H. Muslim menggelar kegiatan Reses di Jalan Tengah / Jalan Serbajadi Lingkungan 6, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan pada Minggu (21/12) pagi. Sementara untuk lokasi kedua, kegiatan serupa digelar Muslim di Jalan Kambes Lingkungan IV, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan pada Minggu (21/12) sore.
Di dua lokasi tersebut, masyarakat kompak meminta pemerintah agar dapat segera menormalisasi sungai-sungai guna mengatasi masalah banjir di Kota Medan, khususnya wilayah Medan Utara yang memang rentan terhadap banjir.
“Tolong lah pak, bagaimana caranya supaya bisa segera dinormalisasi sungai-sungai yang ada di Medan Utara ini, terutama Sungai Bedera. Setiap kali hujan deras, pasti sungai meluap, selalu kami kebanjiran pak. Akhir November (2025) kemarin itu yang paling luar biasa, sampai mengungsi berhari-hari masyarakat pak,” ungkap warga Medan Marelan.
Senada dengan warga Medan Marelan, warga Kelurahan Martubung, Medan Labuhan, juga meminta agar Pemko Medan dapat segera menormalisasi Sungai Deli dan Sungai Pesaungan di kawasan Nelayan Indah.
“Tolong pak supaya Sungai Deli segera di normalisasi. Sudah lama sekali nggak pernah di normalisasi itu pak, sungainya sudah dangkal. Jadi asal hujan, satu jam saja tanggul sungai sudah tidak mampu menampung air hujan,” keluh warga Medan Labuhan.
Menanggapi hal itu, Muslim mengaku sepakat dengan permintaan warga. Ia pun berkomitmen untuk mendorong Pemko Medan agar segera berkoordinasi dengan Badan Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II agar dapat segera menormalisasi sungai-sungai di Kota Medan.
“Memang sungai-sungai di Kota Medan sudah wajib untuk dinormalisasi. Khusus untuk Sungai Bedera, itu sudah 27 tahun tidak pernah dinormalisasi lagi, terakhir itu dinormalisasi di zaman Wali Kota Medan, Alm. Bachtiar Djafar,” ungkap Muslim di Medan Marelan.
Muslim yang merupakan Wakil Ketua Komiis I DPRD Medan itu juga membenarkan bahwa Sungai Deli di kawasan Medan Utara juga telah lama tidak dinormalisasi.
“Terakhir Sungai Deli dinormalisasi itu tahun 1992, tepat pada masa Wali Kota Medan, Alm. Bachtiar Djafar juga. Jadi wajar kalau terjadi pendangkalan yang luar biasa. Saya sepakat, Sungai Deli ini juga harus segera dinormalisasi. Kita akan mendorong hal ini agar bisa segera terealisasi,” ujarnya.
Dijelaskan Muslim, masalah banjir harus menjadi fokus utama bagi Pemko Medan. Mengingat, banjir yang terjadi telah memberikan kerugian yang sangat besar bagi masyarakat.
“Pemko Medan harus belajar dari banjir besar di akhir November bulan lalu. Kalau sungai-sungai tidak dinormalisasi dan drainase tidak dibenahi, tidak tertutup kemungkinan banjir besar seperti November kemarin akan menjadi peristiwa berulang setiap tahun,” pungkasnya.
Pada kesempatan reses tersebut, sejumlah masyarakat juga menyampaikan sejumlah keluhannya. Diantaranya tentang masalah bantuan sosial yang belum tepat sasaran, pelayanan kesehatan, lapangan kerja, dan berbagai persoalan lainnya. Menanggapi hal itu, Muslim berjanji akan menindaklanjutinya.
“Langkah awal yang akan kita lakukan adalah dengan menyampaikan aspirasi bapak/ibu dalam kegiatan reses ini secara langsung kepada Wali Kota Medan pada Sidang Paripurna di DPRD Medan,” tutupnya.
(DSc-01)

More Stories
Rizki Lubis : DLH dan Kecamatan Harus Fokus Tambah WRS
Terkait UHC, Dr Dimas Minta Warga Medan Tertib Administrasi
Warga Keluhkan Banjir hingga Macet saat Reses Rizki Lubis