DataSumut

DataSumut

Rizki Lubis : Pemuda Harus Jadi Garda Terdepan Jaga Persatuan Bangsa

DataSumut.com – Medan

Pemuda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan bangsa, khususnya dari paham radikalisme yang berpotensi mengancam persatuan bangsa. Adapun upaya yang dapat dilakukan para pemuda dalam melawan paham radikalisme tersebut, yakni dengan meningkatkan wawasan kebangsaan.

Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai NasDem, Dr M Afri Rizki Lubis SM M.IP saat menggelar kegiatan Penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Bangun Sari, Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor, Sabtu (20/6/2026) sore.

“Pemuda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan bangsa, khususnya dari paham-paham radikal yang semakin marak di sekitar kita. Untuk itu, setiap pemuda harus memiliki wawasan kebangsaan, sebab wawasan kebangsaan yang baik akan menimbulkan rasa cinta tanah air yang tinggi pada setiap orang,” ucap Rizki.

Dikatakan Wakil Ketua Komisi 4 DPRD Kota Medan itu, sebagai wakil rakyat, dirinya menegaskan bahwa menjaga persatuan bangsa bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah, tetapi juga menjadi tanggungjawab segenap warga negara dan seluruh lapisan masyarakat.

“Untuk itu, setiap orangtua wajib menanamkan nilai-nilai pancasila kepada anak-anaknya, tanamkan wawasan kebangsaan kepada para generasi muda supaya mereka mencintai bangsa ini dan menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan bangsa,” ujarnya.

Dijelaskan Rizki, wawasan kebangsaan memiliki nilai penting bagi setiap warga negara. Mengingat, Indonesia merupakan bangsa yang memiliki keanekaragaman suku, agama, ras, budaya dan bahasa.

“Keberagaman ini menjadi kekayaan sekaligus tantangan. Tanamkan pada anak-anak kita, bahwa satu-satunya yang bisa mempersatukan kita dalam keanekaragaman tersebut hanya nilai-nilai luhur Pancasila yang menekankan prinsip Bhineka Tunggal Ika,” jelasnya.

Diterangkan Rizki, saat ini masyarakat tengah dihadapkan dengan sejumlah tantangan kebangsaan. Diantaranya, banyaknya informasi bohong yang dapat memecah belah bangsa.

“Jangan mau dipecah belah. Mari kita jadikan Wawasan Kebangsaan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Dengan semangat persatuan, gotong royong, dan cinta tanah air, kita akan mampu menjaga keutuhan NKRI serta mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera,” pungkasnya.

(DSc-01)