DataSumut.com – Medan
Untuk menggeluti seni, butuh ketekunan dan disiplin yang tinggi. Untuk jadi seniman yang benar, butuh waktu puluhan tahun dalam ketekunan yang tinggi. Demikian Hendry Peranginangin, dalam paparannya pada workshop seni, Sabtu (23 Mei 3026) sore di Taman Budaya Sumut, kompleks PRSU.
Pada workshop seni, sastra, musik, teater dan film, dihadirkan para pemateri/pembicara tingkat nasional dari Lampung, Riau Padang dan Medan.
Khusus untuk musik, dari Medan Henry Peranginangin yang sudah melanglang buana ke Eropa, Amerika dan Asia serta seluruh ibukota provinsi di Indonesia, menarik perhatian peserta. Peserta berjumlah 120 orang mengikuti dengan tekun peragaan berbagai musik tradisional Sumut. Toba, Karo, Simalungun, Nias, Pakpak dan Mandailing dimainkan dengan baik.
Menurut Henry, musik tradisi yang membawanya melanglang buana ke penjuru dunia.
Jangan pernah malu mempelajari musik tradisi, karena musik tradisi punya skill tersendiri. Kalau musik pop gampang mempelajarinya dan berbeda tingkat kesulitannya dengan musik tradisi di Indonesia.
Untuk menjadi sarjana musik, cukup belajar lima tahun sudah dapat ijazah. Untuk menjadi musisi yang benar membutuhkan waktu puluhan tahun.
“Saya belajar musik sudah 30 tahun non stop. Saya buat jadwal latihan, lima jam per hari, kata Henry.
Menurutnya, setahun saja belajar berbagai musik tradisi, pasti akan kecanduan dan susah untuk berhenti. Untuk itu, harapan Henry, mumpung masih muda, mulailah belajar musik tradisi.
(Idp)

More Stories
Ba Mamak, Ba Kaponakan. Martozet Buat Waktu Terasa Singkat
Dr Dimas Sofani Lubis: Selalu Ada Hikmah Dibalik Bencana
Terungkap di Reses Robi Barus, Banyak Warga Perumnas Helvetia Tanam Bunga dan Parkir di Badan Jalan