DataSumut.com – Medan
Musyawarah ke-X DPD II Partai Golongan Karya Kota Medan telah selesai dilakukan. Hasilnya, Muhammad Syaf Lubis terpilih kembali sebagai Ketua DPD II Partai Golkar untuk periode 2020-2025 secara aklamasi. Hal itu terjadi karena Syaf Lubis merupakan calon tunggal yang mendaftarkan diri sebagai Ketua Partai berlambang pohon beringin itu.
“Dengan ini menetapkan Muhammad Syaf Lubis sebagai Ketua DPD Golkar Kota Medan periode 2020-2025,” ucap Wakil Sekretaris DPD Golkar Sumut Ramli Arianto saat membacakan hasil Musda ke-X Golkar Medan di Medan Club, Jalan RA Kartini, Kamis (28/8).
Usai Syaf ditetapkan sebagai Ketua, Kolonel (Purn) Syamsi Harahap yang juga merupakan mantan ketua DPD Partai Golkar Medan juga kembali terpilih sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Kota Medan.
Usai ditetapkan sebagai ketua Golkar Kota Medan di periodenya yang ketiga, Syaf Lubis pun mengucapkan rasa terimakasihnya kepada seluruh kader Partai Golkar, khususnya DPP Golkar yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk kembali memimpin Partai Golkar Medan hingga tahun 2025 mendatang.
“Terimakasih karena saya sudah diberi kesempatan untuk kembali memimpin Partai Golkar Kota Medan untuk ketiga kalinya, saya juga tidak pernah menyangka kalau saya akan memimpin Partai Golkar untuk periode ketiga ini,” ujar Syaf.
Syaf pun berjanji untuk berusaha agar kedepannya nanti, suara partai Golkar kembali meningkat, setidaknya kembali menjadi 7 kursi di DPRD Medan seperti periode-periode sebelumnya. Ia juga menginginkan, setelah Musda ke-X itu selesai, seluruh kader kembali bersatu untuk membesarkan Partai yang dipimpin Airlangga Hartarto tersebut.
“Saya sebagai pemimpin, mengajak seluruh kader untuk kembali bersatu. Berbeda pendapat itu biasa sebelum atau disaat Musda. Tapi setelah Musda, semua harus kembali lagi dan bersatu untuk memenangkan Partai Golkar,” katanya.
Tak cuma itu, Syaf juga berjanji akan berusaha sekuat tenaga untuk memenangkan pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan yang diusung Partai Golkar di Pilkada Medan 2020, yakni pasangan Bobby Nasution dan Aulia Rahman.
“Hanya Bobby yang mampu menjadikan Kota Medan lebih baik, hanya Bobby yang mampu untuk membangun dan memperbaiki Kota ini Medan. Tanggal 4 sampai tanggal 6 (September) nanti kita harus mengantarkan Bobby di pendaftarannya di KPU dan kita harus memenangkan Bobby menjadi Calon Wali Kota Medan,” sebutnya.
Selain itu, ia juga mengungkapkan mimpi Partai Golkar untuk kembali memimpin bangsa Indonesia kedepannya.
“Golkar sudah lama ingin pemimpin bangsa ini dari Golkar, kita berharap agar Partai Golkar bisa menang di Pemilu 2024 dan pak Airlangga Hartarto bisa menjadi Calon Presiden di Pemilu 2024,” tandasnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPD Golkar Sumut Rolel Harahap, mengatakan berdasarkan petunjuk pelaksanaan (Juklak), dala Mksd ke-X Partai Golkar Kota Medan kemarin hanya ada calon tunggal yakno Syaf Lubis. Karena itu, pihaknya hanya tinggal mengesahkannya saja.
“Namun meski begitu, semua mekanisme harus dijalankan. Seorang bakal calon yang mendaftar harus diverifikasi syarat dukungannya untuk ditetapkan sebagai calon,” ungkapnya.
Selain memilih pengurus, kata Rolel, Musda harus menjadi arena evaluasi program yang lalu, serta menyusun program kedepan. Ia mengingatkan Kota Medan sebagai ibukota Provinsi Sumut agar harus memberikan kontribusi nyata dalam membesarkan Golkar dalam agenda-agenda politik kedepannya.
Apalagi kata dia, saat ini Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto tengah digadang-gadang untuk menjadi calon presiden pemilu yang akan datang.
Dukungan itu harus diberikan dengan menambah kursi legislatif baik DPR RI dan DPRD. 1 kursi DPR RI Golkar milik Meutia Hafid dari dapil 1 (Medan, Deliserdang, Serdang Bedagai, dan Tebingtinggi) harus digandakan. Medan sebagai daerah dengan pemilih terbanyak menjadi faktor penentu.
Begitu juga di DPRD Sumut. Dua dapil di Kota Medan harus bisa memberi kontribusi setidaknya empat kursi dari pemilu lalu yang hanya 2 kursi milik Irham Buana Nasution dan Akbar Himawan Buchari. Selain di Medan, secara serentak ada 3 DPD II lainnya yang menggelar Musda, yakni Sibolga, Tanah Karo, dan Pakpak Bharat.
(DSc-01)

More Stories
Reses H. Muslim, Warga Medan Marelan dan Medan Labuhan Kompak Minta Normalisasi Sungai
Warga Keluhkan Banjir hingga Macet saat Reses Rizki Lubis
Warga Medan Perjuangan Keluhkan Buruknya Pelayanan Puskesmas saat Reses Zulkarnaen