DataSumut

DataSumut

Zulkarnaen S.K.M Bagikan 200 Kartu BPJS Ketenagakerjaan Gratis ke Warga Medan

DataSumut.com – Medan

Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H. Zulkarnaen S.K.M membagikan 200 Kartu BPJS Ketenagakerjaan secara gratis bagi warga Kota Medan. Pembagian Kartu BPJS Ketenagakerjaan tersebut merupakan bentuk kepedulian Zulkarnaen sebagai wakil rakyat kepada warga Kota Medan agar terlindungi dari dampak kecelakaan kerja.

Kartu BPJS Ketenagakerjaan itu diberikan Zulkarnaen kepada masyarakat saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan No.6 Tahun 2024 tentang Perubahan Perda No.3 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan di Jalan Pimpinan, Kelurahan Sei Kera Hilir I, Kecamatan Medan Perjuangan, Sabtu (24/1/2026).

“Hari ini saya bagikan 200 kartu BPJS Ketenagakerjaan gratis untuk masyarakat pekerja informal. Program ini menjadi pelindung bagi bapak/ibu dari dampak kecelakaan kerja,” ucap Zulkarnaen disambut tepuk tangan seluruh warga yang hadir.

Dijelaskan Zulkarnaen pada kesempatan yang dihadiri Camat Medan Perjuangan, Hidayat, Lurah Sei Kera Hilir I, Agung Satria, perwakilan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Medan, Marisi Sinaga, dan perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Medan, Yuliandi Sayahputra itu, masyarakat yang menerima Kartu BPJS Ketenagakerjaan yang ia bagikan tersebut tidak perlu lagi membayar iuran setiap bulannya.

“Iurannya sudah dibayar melalui dana CSR perusahaan-perusahaan swasta yang ada di Kota Medan. Semoga bapak/ibu terlindungi dari program yang saya perjuangkan ini,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Kota Medan, Yuliandi, mengatakan bahwa hingga saat ini total ada 4.900 warga Kota Medan yang sudah dicover program BPJS Ketenagakerjaan yang iurannya bersumber dari dana CSR sejumlah perusahaan di Kota Medan.

“Termasuk 200 Kartu BPJS Ketenagakerjaan yang hari ini dibagikan Pak Zul kepada bapak/ibu. Mari kita doakan Pak Zulkarnaen untuk bisa terus memperjuangkan ditambahnya program ini bagi warga Kota Medan,” kata Yuliandi.

Diterangkan Yuliandi, kartu BPJS Ketenagakerjaan gratis yang diperjuangkan Zulkarnaen bagi warga Kota Medan memiliki dua manfaat, yakni jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

Pada kesempatan itu, perwakilan Disnaker Kota Medan, Marisi Sinaga, turut memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan Zulkarnaen untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat Kota Medan yang berstatus sebagai pekerja informal. Ia mengatakan, saat ini Pemko Medan juga terus berupaya untuk memberikan jaminan BPJS Ketenagakerjaan bagi para pekerja informal di Kota Medan.

“Selain itu, Pemko Medan juga terus berupaya untuk mengurangi angka pengangguran. Pada 12 Februari nanti Disnaker akan menggelar Job Fair khusus bagi warga Kota Medan, total ada 100 loker yang kita siapkan. Segera daftar bagi warga Medan yang membutuhkan pekerjaan,” terangnya.

Marisi pun meminta warga Kota Medan agar tidak tergiur dengan tawaran kerja di negeri Kamboja. Mengingat, ada banyak kasus yang dialami WNI saat menjadi pekerja di Kamboja.

“Bila ada tawaran kerja ke luar negeri, khususnya ke Kamboja, tolak saja. Hingga saat ini tidak ada kerjasama antar Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Kamboja,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, sejumlah warga yang hadir memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan aspirasinya.

“Suami saya tukang bangunan, sering terjadi kecelakaan kerja. Waktu berobat, pihak RS nggak mau nerima BPJS Kesehatan punya suami saya, katanya BPJS Kesehatan tidak menanggung sakit akibat kecelakaan kerja. Tolong lah pak, supaya suami saya punya BPJS Ketenagakerjaan yang gratis juga,” katanya.

Warga lainnya, Suarti yang merupakan pedagang bakso bakar dan sang anak yang bekerja sebagai sopir transportasi online juga mengaku tidak memiliki BPJS Ketenagakerjaan.

Menanggapi hal itu, Zulkarnaen meminta warga agar menghubungi tim kerja yang ia miliki untuk dilakukan pendataan.

“Saya akan usahakan agar bapak/ibu pekerja informal yang belum memiliki BPJS Ketenagakerjaan bisa segera mendapatkannya perlindungan dari program tersebut,” pungkasnya.
(DSc-03)