DataSumut

DataSumut

Tidak Perlu Khawatir BPJS PBI Dinonaktifkan, Zulkarnaen S.K.M : Warga Medan Sudah Dicover UHC

DataSumut.com – Medan

Masyarakat Kota Medan mengaku khawatir akan wacana penghapusan program BPJS PBI (Penerima Bantuan Iuran) oleh Pemerintah Pusat. Warga Kota Medan yang selama ini menerima program BPJS PBI mengaku takut karena tidak lagi bisa berobat apabila nantinya program BPJS PBI benar-benar akan dihapus.

Hal itu diungkapkan warga saat mengikuti Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan No.4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan yang digelar Wakil Ketua DPRD Kota Medan Fraksi Partai Gerindra, H. Zulkarnaen S.K.M di Jalan Baru, Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Sabtu (14/2/2026).

“Kan katanya BPJS PBI itu akan dihapus, terus kami yang selama ini pakai BPJS PBI gimana pak? Bagaimana kami kalau mau berobat? Jujur kalau dialihkan ke BPJS Mandiri, kami nggak sanggup pak bayar iurannya,” keluh salah seorang warga yang hadir, Rika.

Menjawab hal itu, Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Zulkarnaen S.K.M, menegaskan bahwa masyarakat Kota Medan tidak perlu khawatir tentang wacana penghapusan BPJS PBI. Pasalnya, Pemerintah Kota (Pemko) Medan telah menerapkan Universal Health Coverage (UHC) atau program berobat gratis dengan menggunakan KTP bagi seluruh warga Kota Medan. Dengan program UHC tersebut, seluruh warga Kota Medan telah dijamin pelayanan kesehatannya oleh Pemko Medan.

“Saat ini bapak/ibu, seluruh warga Kota Medan tidak perlu lagi memikirkan apakah BPJS Kesehatan kita aktif atau tidak. Tidak perlu juga khawatir BPJS PBI nya dinonaktifkan, karena seluruh warga Medan sudah dicover UHC. Dengan program UHC ini, seluruh pemilik KK/KTP Kota Medan bisa berobat secara gratis, termasuk apabila BPJS PBI nya sudah dinonaktifkan,” jawab Zulkarnaen.

Dikatakan Zulkarnaen pada kesempatan yang turut dihadiri Camat Medan Tembung, Pandapotan Ritonga, Lurah Indra Kasih, The Morrid Manik, dan Kepala Puskesmas Sering, dr Fitriah itu, program UHC Pemko Medan akan terus dibenahi dengan lebih di bawah kepemimpinan Rico Waas dan Zakiyuddin Harahap melalui program UHC Premium.

“Untuk itu, kita di DPRD Medan tengah mempersiapkan revisi Perda No.4 Tahun 2012 ini agar program UHC Premium bisa terlaksana dengan baik,” tegas Zulkarnaen yang juga Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Sumut itu.

Zulkarnaen menegaskan, Perda tentang Sistem Kesehatan Kota Medan merupakan landasan hukum dalam mengatur pelayanan kesehatan yang ditujukan kepada masyarakat Kota Medan. Akan tetapi, Zulkarnaen jyga mengingatkan kepada masyarakat bahwa kesehatan bulan hanya tanggungjawab pemerintah melainkan juga tanggungjawab masyarakat.

“Kesehatan bukan hanya tanggungjawab pemerintah, tetapi masyarakat juga bertanggungjawab atas kesehatan diri dan keluarga. Selanjutnya, kami di DPRD Medan akan terus mendorong agar Pemko Medan dan BPJS Kesehatan dapat memberikan akses pelayanan kesehatan secara maksimal kepada masyarakat,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, masyarakat yang didominasi kaum ibu-ibu tersebut tampak antusias dalam menyampaikan pertanyaan dan aspirasinya kepada Zulkarnaen dan perangkat Pemko Medan yang hadir.

Salah satunya Dina, warga Jalan Tanjung 3 itu mengatakan bahwa ia dan keluarganya terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan Kelas 1 yang dibiayai perusahaan tempat suaminya bekerja.

“Tetapi waktu itu saat suami saya mau rawat inap ke RS, katanya kamar kelas 1 penuh, jadinya suami saya dititipkan ke kelas 2. Harusnya kan kalau penuh dititipkan ke kelas yang lebih tinggi, bulan lebih rendah. Bagaimana sebenarnya aturannya,” tanya Dina.

Menanggapi hal itu, Kepala Puskesmas Sering, dr Fitriah mengatakan bahwa masyarakat dapat melapor apabila ada pihak RS yang tidak menaati peraturan.

“Soal penempatan kamar yang tidak sesuai aturan, itu dapat dilaporkan kepada petugas BPJS Kesehatan yang ada di RS,” ungkapnya.

Terakhir pada kesempatan itu, Zulkarnaen mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa 1447H kepada seluruh masyarakat yang hadir.

“Beberapa hari lagi kita akan memasuki Bulan Suci Ramadan. Saya secara pribadi mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa,” pungkasnya.
(map)