DataSumut.com – Medan
Wakil Ketua DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Gerindra, H. Zulkarnaen S.K.M, menyikapi isu meroketnya harga plastik di dalam negeri secara bijaksana. Zulkarnaen menyebutkan, naiknya harga plastik harus menjadi momentum bagi masyarakat untuk mulai mengurangi ataupun meninggalkan kebiasaan menggunakan kantong plastik sekali pakai.
Hal itu disampaikan H. Zulkarnaen saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan No.7 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Perda No.6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan di Jalan Bandar Baru, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Sabtu (11/4/2026) sore.
“Kita harus bisa menyikapi naiknya harga plastik dengan bijaksana. Inilah momentum bagi kita untuk mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai,” ucap Zulkarnaen pada kesempatan yang turut dihadiri Plt Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan, Adisty, Kabid DLH Medan, Junedi, Kasubbag UPT Medan Timur Dinas SDABMBK, Alfred, perwakilan Dinas PKPCKTR Medan, Rianto Sagala, perwakilan Kecamatan Medan Timur, Abdi Wibowo, Lurah Sidodadi, Hendra itu.
Dikatakan Zulkarnaen, pengurangan penggunaan kantong plastik bukan hanya dapat menekan pengeluaran masyarakat di tengah meroketnya harga plastik akibat situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah. Akan tetapi, pengurangan penggunaan kantong plastik juga akan sangat berpengaruh dalam menekan produksi sampah plastik di Kota Medan.
“Artinya kalau kita mengurangi penggunaan kantong plastik, kita mendapatkan dua manfaat sekaligus. Selain dapat berhemat, kita juga telah berkontribusi dalam mengurangi produksi sampah plastik. Sementara kita semua tahu, sampah plastik merupakan sampah yang sulit terurai dan sangat berdampak pada pencemaran lingkungan,” ujarnya.
Masih pada kesempatan itu, Zulkarnaen mengajak semua masyarakat untuk mulai terbiasa dalam memilih dan memilah sampah rumah tangga. Setelah itu, masyarakat juga diharapkan dapat berperan aktif dalam mengelola Bank Sampah di wilayahnya masing-masing.
“Sampah itu sebenarnya bernilai ekonomis, kalau kita tahu cara memilih dan memilah sampah organik dan anorganik serta memanfaatkan keberadaan Bank Sampah di sekitar kita,” katanya.
Zulkarnaen juga mengingatkan masyarakat Kota Medan untuk tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke parit ataupun drainase. Menurut Zulkarnaen, peristiwa banjir besar di Kota Medan pada 27 November 2025 lalu harus menjadi pelajaran berharga bagi seluruh masyarakat Kota Medan.
“Peristiwa banjir besar di akhir November 2025 lalu harus menjadi pelajaran berharga bagi kita semua tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Tentu kita tidak mau peristiwa seperti itu terjadi lagi,” tutupnya.
Pada kesempatan itu, sejumlah masyarakat yang hadir menyampaikan aspirasinya kepada Zulkarnaen. Tak hanya soal persampahan, tetapi juga tentang berbagai persoalan lainnya.
Menanggapi berbagai aspirasi yang datang, Zulkarnaen berjanji akan segera menindaklanjutinya dan akan segera berkoordinasi dengan OPD terkait untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
(DSc-01)

More Stories
Dies Natalis GMNI & Tausiyah Kebangsaan
Sosper H. Muslim, Warga Rengas Pulau Minta Armada Pengangkutan Sampah Ditambah
Bangkitkan Karakter Anak Muda; Teater Nasional Medan Siap Pentaskan ‘Dua Dokter’ di HUT ke-64