DataSumut

DataSumut

Reses Robi Barus di Medan Barat, Warga Keluhkan Layanan Kesehatan hingga Fungsi Drainase

DataSumut.com – Medan

Hingga saat ini, masih ada saja masyarakat yang tidak mengetahui adanya program Universal Health Coverage (UHC) atau program layanan kesehatan secara gratis untuk seluruh masyarakat Kota Medan dengan hanya menunjukkan KK/KTP.

Hal itu diketahui saat Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan, Robi Barus SE M.AP, saat menggelar Reses VI Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 TA 2026 di Jalan Hindu, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Minggu (26/7/2026) sore.

“Keluarga saya dulu punya BPJS Kesehatan, tetapi sekarang nggak ada lagi karena nggak pernah dibayar lagi iurannya. Kemarin anak saya sakit, tapi nggak bisa berobat karena nggak ada BPJS. Bagaimana itu pak, tolong dibantu BPJS Kesehatan kami,” ucap salah seorang warga yang hadir pada kegiatan itu.

Menanggapi hal itu, Robi Barus mengaku heran. Pasalnya sampai saat ini, masih ada saja masyarakat yang tidak tahu akan adanya program UHC. Padahal program UHC sudah berjalan di Kota Medan sejak akhir tahun 2022 lalu.

“Ini bagaimana sebenarnya sosialisasi UHC di masyarakat. UHC ini sudah lama, tapi kok masih ada saja masyarakat yang tidak tahu UHC. Tolong sosialisasi UHC ini agar lebih gencar kepada masyarakat,” ucap Robi Barus kepada perangkat kerja Pemko Medan yang hadir pada kegiatan itu.

Ditegaskan Robi, saat ini tidak ada lagi masyarakat Kota Medan yang tidak bisa berobat karena alasan biaya ataupun ketiadaan BPJS Kesehatan. Sebab, program UHC memastikan bahwa masyarakat Kota Medan berhak mendapatkan pelayanan kesehatan dengan menunjukan KK/KTP Medan.

“Kedepan, jangan ada lagi masyarakat yang tidak tahu program UHC. Sosialisasi UHC ini harus lebih gencar dilakukan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, salah seorang warga, Betty Sembiring, mengeluhkan soal kondisi drainse di Jalan Puti Hijau yang tidak mampu lagi menampung debit air saat hujan deras turun.

“Drainase dari daerah JW Marriott menuju simpang Merak Jingga dan Kantor Lurah (Kesawan) tidak lagi bisa menampung debit air saat hujan deras turun, akibatnya air meluap dan masuk ke rumah masyarakat,” katanya.

Menjawab hal itu, perwakilan Dinas SDABMBK Kota Medan, Daniel mengatakan bahwa pihaknya akan segara mengecek kondisi drainase yang dimaksud.

“Minggu depan kami akan cek langsung kondisi drainase tersebut. Kalau karena sedimentasi, maka kami akan langsung melakukan normalisasi. Tapi kalau butuh pembangunan, kami akan ajukan untuk disiapkan anggarannya di tahun depan,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, warga lainnya, Rida Manik mengeluhkan layanan di Puskesmas Glugur Kota.

“Saya pindahan dari Simalungun, tapi saat ini saya dan keluarga sudah ber-KTP/KK Medan. Sudah dua kali saya bawa anak saya yang sakit gigi ke Puskesmas Glugur Kota, tapi tidak dilayani. Mau dirujuk ke RS, tapi katanya BPJS Kesehatan saya tidak aktif karena menunggak. Ini bagaimana ya, kan saya dan anak saya sudah punya KK Medan,” keluhnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Puskesmas Glugur Kota yang hadir pada kesempatan itu meminta Rida Manik untuk segera datang ke Puskesmas pada Senin (27/7/2026).

“Besok kita ketemu di puskesmas ya, bawa anak ibu yang sakit gigi. Kebetulan selain kepala puskesmas, saya juga dokter gigi yang bertugas di Puskesmas Glugur Kota,” pungkasnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Robi Barus juga menggelar kegiatan yang sama di Jalan Sei Bahorok, Gg Keplor, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru pada Minggu (26/7/2026) pagi.

(DSc-01)