DataSumut.com – Medan
Pancasila bukan hanya sebagai dasar negara, tetapi juga menjadi pedoman hidup bagi seluruh masyarakat Indonesia dalam menjalani kehidupan, baik sebagai masyarakat maupun sebagai warga negara.
Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Partai NasDem, Dr M Afri Rizki Lubis SM M.IP saat menggelar kegiatan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan dengan tema ‘Merawat Kebhinekaan, Memperkuat Persatuan, dan Mengamalkan Nilai-nilai Pancasila dalam Kehidupan Bermasyarakat’ di Jalan Sembada V Lingkungan XII. Kelurahan PB Selayang 2, Kecamatan Medan Selayang, Sabtu (26/9/2026) sore.
“Pancasila adalah pedoman hidup warga negara Indonesia. Oleh sebab itu, sebagai warga negara Indonesia yang baik, kita semua harus menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila di dalam diri kita masing-masing,” ucap Rizki Lubis dihadapan ratusan masyarakat yang hadir.
Dikatakan Rizki Lubis, Indonesia merupakan negara dengan berbagai suku bangsa, agama, budaya hingga latar belakang sosial. Akan tetapi, Pancasila dapat mempersatukan seluruh perbedaan tersebut.
“Justru dengan Pancasila, perbedaan tidak dinilai sebagai kekurangan ataupun kelemahan, tetapi justru menjadi kekuatan bangsa. Untuk itu, jangan pernah terpecah belah, kita harus bersatu seperti yang ditegaskan di dalam sila ketiga, yakni Persatuan Indonesia,” ujarnya.
Ditegaskan Rizki, setiap warga negara Indonesia berkewajiban dalam menjaga persatuan bangsa dan mencegah segala hal yang berpotensi menimbulkan perpecahan.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh seluruh informasi yang memecah belah. Saat ini informasi begitu cepat beredar di media sosial, kita jangan langsung percaya dan turut menyebarkan informasi yang belum kita ketahui kebenarannya,” katanya.
Dijelaskan Rizki Lubis, Pancasila mengajarkan setiap warga negara Indonesia untuk bersikap mulia di tengah-tengah masyarakat.
“Sila pertama, mengajarkan kita untuk menghormati kehidupan beragama. Sila kedua, mengajarkan kita untuk bersikap adil dan beradab kepada sesama manusia. Sila ketiga, mengajarkan kita untuk tetap bersatu dan tidak mudah dipecah belah. Sila keempat, mengajarkan kita tentang pentingnya bermusyawarah. Sila kelima, mengajarkan kita untuk membangun kehidupan yang adil dalam bermasyarakat,” jelasnya.
Sebagai masyarakat yang baik, sambung Rizki, setiap warga negara harus memiliki wawasan kebangsaan yang kuat. Dengan memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, masyarakat akan dapat memandang bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar dan berbudaya.
“Khusus kepada generasi muda, jangan pernah malu menjadi generasi yang berpegang teguh pada Pancasila. Jadilah generasi yang cerdas, kritis, toleran, bertanggung jawab, dan tetap memiliki rasa cinta kepada bangsa dan negara.
Sekali lagi, lanjut Rizki, dirinya mengajak kita semua masyarakat Kota Medan untuk menolak segala bentuk perpecahan, tidak mudah terprovokasi, menghormati perbedaan, menjaga toleransi, memperkuat gotong royong, serta mengutamakan kepentingan bersama.
“Pancasila adalah dasar negara kita. Persatuan adalah kekuatan kita. Kebhinekaan adalah kekayaan kita. Maka kewajiban kita bersama adalah menjaga ketiganya untuk generasi sekarang dan generasi yang akan datang,” pungkasnya.
(DSc-01)

More Stories
Zulkarnaen S.K.M : Tanamkan Generasi Muda Nilai-nilai Pancasila sejak dari Rumah
Capaian Baru 30 Persen, Muslim Harahap Minta Warga Medan Utara Segera Daftar IKD
Rizki Lubis Minta Dishub Medan Perbaiki LPJU di Kedai Durian