DataSumut.com – Medan
Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus menggalakkan berbagai program yang bergerak di bidang kesehatan guna memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat. Salah satunya, melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Puskesmas yang dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Kota Medan.
Oleh sebab itu, masyarakat Kota Medan diminta memanfaatkan program CKG secara rutin di setiap puskesmas agar dapat terhindar dari resiko berat yang ditimbulkan berbagai penyakit yang tidak terkontrol.
Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Partai Golkar, dr Dimas Sofani Lubis saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan Nomor 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jalan Setiabudi Pasar 1 Gg Sae, Kelurahan TanjungSari, Kecamatan Medan selayang, Minggu (6/9/2026) siang.
“Bapak/ibu, silakan cek kesehatan sevara rutin di puskesmas. Pemeriksaan kesehatan di puskesmas itu gratis, tidak dikenakan biaya. Dengan rutin memeriksakan kesehatan, kita dapat mengetahui apa yang terjadi pada diri kita dan dapat lebih mengontrol kesehatan kita. InsyaAllah kita akan terhindar dari berbagai penyakit berat,” ucap dr Dimas dihadapan seluruh masyarakat yang hadir.
Dikatakan dr Dimas pada kegiatan yang dihadiri Kasi Trantib Kecamatan Medan Selayang, B Damanik, perwakilan Kelurahan Tanjungsari, Ridha, Kepala Puskesmas Pembantu Tanjungsari, dr Siska, perwakilan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Medan, Syarif Hidayat dan perwakilan BPJS Kesehatan, Imamul Hakim itu, masyarakat juga harus mengetahui tentang tata cara penggunaan program BPJS Kesehatan maupun UHC.
“Jadi tidak ujug-ujug langsung ke RS, tentu kita harus ke puskesmas atau klinik yang menjadi faskes tingkat pertama dulu. Bila dokter di faskes tingkat I menilai perlu di rujukan ke RS, maka pasti akan dirujuk. Tetapi kalau situasinya gawat darurat ataupun emergency, silakan langsung ke RS, pasti akan dilayani,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, sejumlah warga yang hadir turut menyampaikan aspirasinya. Salah satunya Ibu Uci. wanita lansia ini mengatakan, dirinya bersama rekan-rekan lansia lainnya memiliki grup senam khusus lansia. Ia berharap, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan dapat melakukan cek kesehatan gratis saat mereka selesai melakukan senam.
“Kalau bisa setelah kami senam, datang lah dari Dinkes ataupun puskesmas untuk kami bisa cek kesehatan gratis. Kan lebih bagus begitu, jadi semua lansia yang ikut senam bisa diperiksa kesehatannya secara gratis,” pintanya.
Menjawab hal itu, perwakilan Dinkes Medan sekaligus Kepala Puskesmas Pembantu Tanjungsari, dr Siska, mengatakan bahwa sejak dulu Pemko Medan telah menggelar senam lansia dan pemeriksaan kesehatan gratis pada saat yang bersamaan.
“Senam lansia selalu kita gelar di Puskesmas PB Selayang II, setiap Jumat atau Sabtu. Setiap selesai senam biasanya kita di cek tensi, kolesterol, gula darah. Jadi kalau ibu-ibu mau, silakan ke Puskesmas PB Selayang II untuk senam lansia dan pemeriksaan kesehatan gratisnya,” jawabnya.
Tak hanya untuk lansia, sambung dr Siska, sejatinya cek kesehatan gratis juga berlaku untuk seluruh masyarakat Kota Medan tanpa golongan usia.
“Kalau dulu kan, harus saat warga tersebut berulang tahun. Kalau sekarang tidak lagi, yang penting cek kesehatan gratis itu dilakukan setahun sekali,” tuturnya.
Dr Siska mengatakan, Dinkes Medan akan selalu memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat yang memerlukan pelayanan kesehatan. Akan tetapi, masyarakat diharapkan dapat memahami mekanisme yang berlaku.
“Misalnya di RS, kalau ada yang lebih emergency di IGD, tentu akan kita prioritaskan yang paling emergency untuk ditangani. Begitu juga di puskesmas, tentunya masyarakat diharapkan dapat mengantri sesuai nomor urut yang diberikan. Apalagi sekarang untuk mendaftar kan tidak harus datang langsung, cukup dengan aplikasi Mobile JKN,” tutupnya.
Seperti diketahui dr Dimas Sofani Lubis juga menggelar kegiatan yang sama di Jalan Pembangunan No.90,
Kelurahan Beringin, Kecamayan Medan Selayang, Minggu (6/9/2026) sore.
(DSc-01)

More Stories
H. Zulkarnaen S.K.M : Jangan Tunda Urus Adminduk Anak Baru Lahir
Muslim Harahap : 1.300 Warga Medan Labuhan Tak Lagi Dapat Bansos Akibat Terlibat Pinjol & Judol
Rizki Lubis : Kecamatan Harus Pastikan Sampah Diangkut Tepat Waktu