DataSumut.com – Medan
Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata keseriusan Presiden RI, Prabowo Subianto dalam mewujudkan ‘Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia’ seperti yang tertuang dalam sila kelima Pancasila. Dengan Sekolah Rakyat, tidak ada lagi anak bangsa di Indonesia yang tidak dapat mengeyam pendidikan, meskipun anak tersebut berasal dari keluarga tidak mampu.
Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kota Medan Fraksi Partai Gerindra, H. Zulkarnaen S.K.M saat menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Belat, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, Sabtu (24/10/2020).
“Alhamdulillah saat ini masyarakat Indonesia, khususnya Kota Medan telah memiliki Sekolah Rakyat. Sekolah Rakyat yang di gagas Presiden Prabowo ini merupakan wujud nyata Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia,” ucap Zulkarnaen dihadapan ratusan masyarakat yang hadir.
Dikatakan Zulkarnaen pada kegiatan yang turut dihadiri Sekretaris Camat Medan Tembung, Affan Harahap, Lurah Sidorejo, Daniel Simanjuntak, dan Danramil 03/MD, Kapten Inf Hendri Sihombing tersebut, Sekolah Rakyat juga merupakan jawaban dari amanat UUD 1945 bahwa negara berkewajiban dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Dengan Sekolah Rakyat, kita berharap semua anak bangsa bisa mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Semua anak bangsa berkesempatan meraih pendidikan yang mencerdaskan dan membangun kompetensi diri,” ujarnya.
Zulkarnaen menegaskan, Pancasila bukan hanya sekadar dasar negara dan ideologi bangsa. Akan tetapi, Pancasila juga merupakan prinsip hidup yang harus di pegang teguh seluruh warga negara.
“Sayangnya, saat ini banyak masyarakat yang tidak mau membantu sesama, hidupnya acuh tidak acuh. Sementara, itu bukan nilai-nilai luhur Pancasila. Hal-hal seperti ini harus kita benahi, masyarakat harus hidup saling tolong menolong,” katanya.
Oleh sebab itu, Zulkarnaen berharap seluruh masyarakat Kota Medan dapat menjunjung tinggi seluruh sila yang terkandung di dalam Pancasila. Khususnya, sila pertama yang menjadi induk dari sila-sila lainnya.
“Kalau kita mengaku berketuhanan yang maha esa, maka tidak mungkin kita menjadi manusia yang tidak beradab, tidak mungkin kita mau menjadi manusia yang terpecah belah, tidak mungkin kita menjadi manusia yang tidak menghargai keadilan. Sila-sila ini memiliki keterkaitan yang tidak bisa terpisahkan,” tegasnya.
Kedepan, lanjut Zulkarnaen, dirinya berharap seluruh generasi bangsa, khususnya para generasi muda di Kota Medan, dapat menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan menjadi nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman hidup.
“Sebab sejatinya, generasi muda bukan hanya membutuhkan pendidikan yang berkualitas, tetapi juga membutuhkan moral dalam pengembangan diri. Dengan begitu, Indonesia Emas 2045 akan lebih mudah untuk kita wujudkan,” tutupnya.
(DSc-01)

More Stories
Robi Barus: Persatuan Merupakan Kunci Keutuhan NKRI
Joint Operation Gagalkan Peredaran 1,16 Ton Narkoba di Sumut, dr Dimas: Pemberantasan Narkoba Selamatkan Bangsa
Kualitas Udara di Medan Belum Pulih Sepenuhnya, Rizki Lubis : Tetap Gunakan Masker