DataSumut

DataSumut

Kualitas Udara di Medan Belum Pulih Sepenuhnya, Rizki Lubis : Tetap Gunakan Masker

DataSumut.com – Medan

Hujan yang mengguyur Kota Medan pada Sabtu (17/10/2026) pagi hingga siang, membuat kualitas udara di Kota Medan tampak mulai membaik. Sebaran asap yang awalnya sangat menggangu aktivitas masyarakat di Kota Medan, tampak mulai menipis. Meskipun begitu, kualitas udara di Kota Medan belum pulih sepenuhnya.

Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Partai NasDem, Dr M Afri Rizki Lubis SM M.IP saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan Nomor 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jalan Raharja Pondok Batuan, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Minggu (18/10/2026) sore.

“Alhamdulillah hari ini kualitas udara di Kota Medan mulai membaik. Tetapi jangan lengah, sebab kualitas udara di Kota Medan belum pulih sepenuhnya,” ucap Rizki Lubis pada kegiatan yang turut dihadiri Sekretaris Camat Medan Selayang, Rinaldi Siagiaan, Sekretaris Lurah Tanjungsari, Tri Sanfriska Bakara, dan perwakilan Dinas Kesehatan Kota Medan, dr Siska S Rizali itu.

Dijelaskan Rizki Lubis, berdasarkan informasi resmi yang dirilis melalui ispu.kemenlh.go.id pada Minggu (18/10/2026) sekitar Pukul 11.15 WIB, masih terdapat satu dari tiga wilayah di Kota Medan yang memiliki alat pengukur kualitas udara yang masuk dalam kategori Tidak Sehat.

“Titik pertama di Jalan Kayu Putih, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, kualitas udaranya masuk dalam kategori ‘Baik’. Titik kedua di Jalan A.H Nasution, Kelurahan Pangkalan Masyhur, kualitas udaranya masuk dalam kategori ‘Sedang’. Namun di titik ketiga, yaitu di Jalan Pinang Baris, Kelurahan Lalang, kualitas udaranya masih dalam kategori ‘Tidak Sehat’. Artinya, kualitas udara di Kota Medan belum pulih sepenuhnya,” ungkapnya.

Berangkat dari kondisi itu, Rizki Lubis meminta masyarakat Kota Medan agar tetap waspada serta fokus menjaga kesehatan diri dan keluarga dengan tetap menggunakan masker saat berada di luar rumah.

“Tetap gunakan masker, khususnya saat kita berada di luar rumah. Jangan lengah, mencegah lebih baik dari pada mengobati,” ujar Wakil Ketua Komisi 4 DPRD Kota Medan itu.

Pada kesempatan itu, Rizki Lubis juga meminta masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar rumah, terlebih kepada masyarakat yang masuk dalam kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, hingga orang-orang yang memiliki penyakit bawaan (komorbid).

“Apalagi saat ini seluruh sekolah di Kota Medan sudah menerapkan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sejak 16-21 Oktober (2026). Pastikan anak-anak kita tetap berada di dalam rumah, mengikuti belajar daring di rumah, dan tidak bermain di luar rumah,” kata Ketua DPD GARPU Partai NasDem Kota Medan itu.

Seperti imbauan yang disampaikan Dinas Kesehatan Kota Medan, Rizki Lubis pun meminta masyarakat agar segera ke puskesmas untuk mendapatkan pelayanan kesehatan apabila mengalami gejala seperti batuk ataupun sesak nafas.

“Bila mengalami batuk ataupun sesak nafas, segera ke puskesmas. Melalui program UHC yang kita miliki, saat ini seluruh masyarakat yang memiliki KK/KTP Kota Medan berhak mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis di puskesmas ataupun rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan,” pungkasnya.
(DSc-01)