DataSumut.com – Medan
Di era digitalisasi seperti saat ini, anak-anak kerap kurang bersosialisasi dengan anak lainnya. Hal itu terjadi bukan hanya karena setiap anak sibuk bermain gadget, tetapi juga karena anak-anak di Kota Medan kekurangan fasilitas untuk tempat bermain dan berkumpul.
Hal itu diungkapkan salah seorang warga saat menghadiri kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan dengan tema ‘Pancasila Sebagai Sumber Nilai, Moral dan Etika Publik’ yang digelar Wakil Ketua DPRD Kota Medan Fraksi Partai Gerindra, H. Zulkarnaen S.K.M di Jalan Permai, Kelurahan Sidodame Timur, Kecamatan Medan Perjuangan, Sabtu (8/8/2026).
“Anak-anak sebenarnya bukan tidak mau bermain bola ataupun bermain hal-hal lain dengan teman-temannya, tetapi tidak ada sarananya. Anak-anak sekarang kekurangan fasilitas untuk sarana berkumpul dan bermain,” ucap salah seorang warga, Umi Suminar dihadapan Zulkarnaen.
Untuk itu, Umi Suminar berharap, Pemko Medan dapat menyiapkan lapangan bola ataupun taman bermain di setiap kelurahan. Dengan begitu, setiap anak dapat berkumpul dan bermain tanpa harus terus bergelut dengan gawai miliknya.
“Nggak ada lapangan bola ataupun lapangan bermain untuk anak-anak pak. Sebaiknya, Pemko Medan bisa menyiapkan lapangan bola ataupun lapangan bermain di setiap kelurahan,” pinta Umi Suminar.
Zulkarnaen pun mengaku sepakat dengan apa yang disampaikan Umi Suminar. Pimpinan DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Gerindra itu menegaskan akan menyampaikan usulan tersebut kepada Wali Kota Medan.
“Ini usulan yang sangat baik, karena memang anak-anak kita perlu bersosialisasi dan beraktivitas secara fisik. Hal ini akan segera saya usulkan ke Wali Kota Medan agar setiap kelurahan bisa memiliki lapangan bola ataupun taman bermain,” jawab Zulkarnaen.
Dikatakan Zulkarnaen, sejatinya manusia merupakan makhluk sosial yang membutuhkan interaksi satu sama lain. Sosialisasi yang baik antar anak diyakini akan mampu mempererat persatuan antar generasi muda.
“Jadi sebenarnya, bersosialisasi inilah yang akan menumbuhkan semangat persatuan. Tentunya ini sangat sejalan dengan sila ketiga yang terkandung dalam Pancasila, yakni Persatuan Indonesia,” ujar wakil rakyat dari Dapil Medan III (Medan Perjuangan, Medan Tembung, Medan Timur, dan Medan Deli) tersebut.
Ditegaskan Zulkarnaen, Pancasila sendiri merupakan pandangan hidup, dasar negara dan ideologi bangsa yang harus diamalkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tak hanya itu Pancasila juga merupakan sumber dari segala sumber hukum.
“Pancasila ini adalah sumber moral dan etika publik. Untuk itu, kita harus menumbuhkan kesadaran masyarakat, khususnya anak-anak kita akan pentingnya Pancasila. Pancasila merupakan kepribadian bangsa, mari kita jaga nilai-nilai luhur Pancasila,” tutupnya.
(DSc-01)

More Stories
Robi Barus : Kondusifitas Merupakan Wujud Nyata Nilai-nilai Pancasila
Reses Rizki Lubis, Warga Gedung Johor Minta Perbaikan Infrastruktur dan Penyebaran Posyandu
Muslim Harahap Minta Pemko Medan Pastikan Seluruh Jalan & Drainase di Medan Utara Tersentuh Pembangunan