DataSumut.com – Medan
Kota Medan merupakan salah satu wilayah dengan kerukunan umat beragama terbaik di Indonesia. Semua itu tidak terlepas dari pengamalan Pancasila yang baik di tengah-tengah masyarakat Kota Medan.
Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Partai Golkar, dr Dimas Sofani Lubis saat menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Pasar 2 Gang keluarga, Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Medan Selayang, Minggu (27/9/2026).
“Alhamdulillah, Pancasila berjalan baik di Kota Medan. Sampai hari ini, masyarakat Kota Medan hidup rukun meskipun Kita berbeda agama maupun suku. Inilah bukti bahwa Pancasila mampu menjaga masyarakat dari perpecahan,” ucap dr Dimas Sofani Lubis.
Dikatakan dr Dimas pada kegiatan yang turut dihadiri Sekretaris Camat Medan Selayang, Rinaldi Sahputra Siagiaan, Sekretaris Lurah Tanjungsari, Tri Fransiska Bakara, dan pemberi materi, Dr Alwi Dahlan Ritonga S.I.P M.I.Pol tersebut, meskipun angka kriminalitas di Kota Medan cukup tinggi, namun pertikaian karena perbedaan agama maupun suku terbilang sangat minim terjadi di Kota Medan.
“Persatuan ini harus terus kita jaga. Oleh sebab itu, Pancasila harus terus kita junjung tinggi, kita amalkan, dan kita tanamkan nilai-nilainya kepada generasi muda,” ujarnya.
Sebelumnya, Dr Alwi Dahlan Ritonga S.I.P M.I.Pol, menyampaikan bahwa Kota Medan merupakan salah satu kota paling majemuk di Indonesia. Meskipun begitu, masyarakat Kota Medan tetap bisa hidup rukun dalam perbedaan.
“Kota Medan ini kota yang tersusun dari berbagai macam suku dan agama. Berdasarkan sosiologi dan antropologi, Kota Medan ini tidak ada budaya dominan karena bercampurnya semua suku. Kita semua hidup rukun dan damai. Keributan yang ada bukan disebabkan oleh perbedaan agama maupun suku, tetap karena hal-hal lainnya,” katanya.
Secara statistik, sambung Dr Alwi Dahlan, Kota Medan yang notabene disebut sebagai Tanah Melayu justru didominasi oleh masyarakat bersuku jawa. Selain itu, Kota Medan juga kental dengan budaya Batak, Karo, hingga Tionghoa.
“Penduduk dominan Kota Medan itu adalah suku jawa. Padahal, Kota Medan disebut negeri Melayu. Kota Medan ini termasuk salah satu kota paling rukun di Indonesia. Ini harus terus kita jaga,” kata Dr Alwi.
Ditegaskan Dr Alwi Dahlan Ritonga, masyarakat Kota Medan harus terus menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila. Sebab saat ini, bangsa Indonesia tengah dihadapkan dengan berbagai tantangan yang dapat memecah belah bangsa.
“Terus lah bersatu, saling menghargai, saling menghormati, bersikap adil, menjunjung tinggi musyawarah dan menerapkan nilai-nilai luhur Pancasila lainnya. Hanya dengan Pancasila, kita semua tetap hidup dalam kerukunan,” pungkasnya.
(DSc-01)

More Stories
Robi Barus : Setiap Warga Negara Tidak Boleh Melupakan Sejarah
Pancasila Bukan Hanya Dasar Negara, Rizki Lubis : Tetapi juga Pedoman Hidup Warga Negara Indonesia
Zulkarnaen S.K.M : Tanamkan Generasi Muda Nilai-nilai Pancasila sejak dari Rumah