Datasumut.com – Medan
Dies Natalis GMNI ke 72 Medan, dihadiri kader GMNI dari seluruh universitas negeri dan swasta yang ada di Medan. Dies Natalis berthema: Menggugat Nasionalisme Indonesia di Tengah Hegemoni Kapitalismes Global, mendapat sambutan dari dua Nara sumber.
Anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi Gerindra, Kusmiadi mengatakan sampai kapanpun kapitalis tidak akan pernah hilang di dunia. Mereka masuk ke dalam politik dan ke dalam pemerintah. Untuk itulah kader GMNI boleh mengatasinya, sebagai kader nasionalis.
Nara sumber kedua, Fuad Akbar, bendahara DPC PDIP Medan mengatakan, sejarah nasionalisme Indonesia yang di bangun Bung Karno sangat relevan pada masa sekarang. GMNI, adalah benteng utama Pancasila dan Nasionalisme.
Idris Pasaribu, selaku senior GMNI dalam sambutannya dan pidato politiknya mengatakan, GMNI wajib melakukan kaderisasi setidaknya tiga kali dalam setahun.
Baik itu KTD (Kaderisasi Tingkat Dasar) juga KTM (Kaderisasi Tingkat Menengah). Biarlah KTP (Kaderisasi Tingkat Pelopor) dilaksanakan oleh DPP GMNI. Kader GMNI, wajib kritis atas kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada rakyat semesta.
“Jangan pernah takut melakukan kritik yang membangun, kepada pemerintah, setidaknya memperbaiki system yang tidak berpihak kepada rakyat semesta,” katanya.
Ketua DPC GMNI Medan, Zulfadli Simamora bersyukur atas kehadiran para kader dan undangan lainnya. Dies Natalis ditutup dengan berbagai acara hiburan.
(Idp)

More Stories
Reses Rizki Lubis, Warga Gedung Johor Minta Perbaikan Infrastruktur dan Penyebaran Posyandu
Muslim Harahap Minta Pemko Medan Pastikan Seluruh Jalan & Drainase di Medan Utara Tersentuh Pembangunan
Reses Robi Barus di Medan Barat, Warga Keluhkan Layanan Kesehatan hingga Fungsi Drainase