DataSumut

DataSumut

H. Zulkarnaen S.K.M Tegaskan Diskop UKM Perindag Kota Medan Harus Fasilitasi Kebutuhan Pelaku UMKM

DataSumut.com – Medan

Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H. Zulkarnaen S.K.M, meminta Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Kota Medan untuk memfasilitasi hal-hal yang dibutuhkan seluruh pelaku UMKM di Kota Medan agar dapat berkembang dengan lebih cepat.

Adapun hal-hal yang dibutuhkan tersebut, diantaranya pelatihan, pembinaan, bantuan usaha, hingga memfasilitasi pelaku UMKM untuk mendapatkan sertifikat halal serta dokumen lainnya yang dibutuhkan.

Hal itu diungkapkan H. Zulkarnaen S.K.M saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perlindungan dan Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan menengah (UMKM) di Jalan Lubuk Kuda, Kelurahan Sei Kera Hulu, Kecamatan Medan Perjuangan, Sabtu (9/5/2026).

“Dinas Koperasi UKM Perindag harus proaktif, bantu para pelaku UMKM di Kota Medan untuk mendapatkan yang mereka butuhkan. UMKM di Kota Medan harus berkembang dan dilindungi, sesuai yang diamanatkan di dalam Perda Kota Medan yang No.3 Tahun 2024,” ucap Zulkarnaen yang merupakan Pimpinan DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Gerindra itu.

Dikatakan Zulkarnaen, Diskop UKM Perindag Kota Medan memiliki banyak program strategis dalam pengembangan UMKM. Tak hanya pelatihan dan pembinaan, tetapi Diskop UKM Perindag juga bertanggungjawab dalam memfasilitasi pengurusan sertifikat halal dan hal-hal lain yang dibutuhkan pelaku UMKM.

“Termasuk program bantuan usaha, ini juga sangat penting. Program-program ini harus berjalan maksimal,” ucap Zulkarnaen pada kegiatan yang turut dihadiri Camat Medan Perjuangan, Ika H Tarigan, Lurah Sei Kera Hulu, Eko Hartadi, perwakilan Dinas Perhubungan Medan, Julius Simarmata, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Medan, Junedi LG, perwakilan DKP3 Medan, Muhammad Yusuf, dan perwakilan Dinas Koperasi UKM Perindag, Selamat Riady tersebut.

Pada kesempatan itu, sejumlah warga yang berprofesi sebagai pelaku UMKM tampak sangat antusias dalam menyampaikan aspirasinya. Salah satunya Elvi. Ibu rumah tangga yang tinggal di Jalan Sei Kera tersebut mengaku telah menjalankan usaha pembuatan parfum dengan merk usaha miliknya sendiri.

“Tetapi sampai sekarang merk parfume saya itu belum dipatenkan, saya belum urus HKI (Hak Kekayaan Intelektual) atas merk usaha saya tersebut. Saya minta tolong ini pak, bisa nggak dibantu untuk pengurusan HKI produk parfume saya itu,” ujarnya.

Menjawab hal itu, Zulkarnaen meminta Elvi agar segera mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB) secara online. Setelah itu, Elvi dapat meminta bantuan Diskop UKM Perindag UKM Kota Medan untuk mengurus HKI atas produk parfume yang ia miliki.

“Tolong Diskop UKM Perindag Kota Medan, bantu Ibu Elvi ini mengurus hak paten merk parfume yang dia punya,” tegas Zulkarnaen.

Selain itu, warga lainnya, Syafrida yang mengaku memiliki usaha keripik pisang, mengaku kesulitan memproduksi keripik pisangnya dalam jumlah yang cukup besar. Mengingat, produksi keripik pisang yang ia milik masih menggunakan alat-alat manual.

“Kalau boleh, tolong saya dibantu peralatan yang lebih modern,” tuturnya.

Selanjutnya, Amnur yang tinggal di Gg Dolah, mengaku memiliki usaha pembuatan kue sumpia. Tak hanya dirinya, tetapi hampir semua warga di Gg Dolah memiliki usaha yang sama.

“Kami di Gg Dolah ada kelompok pembuatan kue sumpia, tetapi kami susah sekali untuk memasarkan produk kami. Kalau bisa, bantu kami memasarkan produk kami pak,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Zulkarnaen meminta Diskop UKM Perindag untuk segera mendata para pelaku UMKM di Kota Medan dan memasukkannya ke dalam binaan Diskop UKM Perindag Kota Medan. Selanjutnya, para pelaku UMKM tersebut harus dibantu untuk mendapatkan alat-alat produksi yang dibutuhkan, seperti alat pembuatan keripik pisang yang dibutuhkan Syafrida.

“Selanjutnya seperti usaha sumpia di Gg Dolah, ini produk lokal yang sangat diminati tetapi jarang dibeli karena tidak dipasarkan dengan baik. Saya minta Diskop UKM Perindag, tolong bantu usaha sumpia di Gg Dolah untuk memasarkan produk mereka, ikut sertakan mereka setiap ada kegiatan yang digelar Pemko Medan,” pungkasnya.
(DSc-01)